Workshop Perumusan Visi, Misi, dan Strategi Bertaraf Internasional Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang

Wakil Rektor IV UMM, Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi., PhD. (1/09/2025) memberikan sambutan penting pada acara workshop bertemakan “The Formulation of International Level Vision, Mission, Goals, and Strategies” yang diselenggarakan di Fakultas KedokteranUMM. Acara ini merupakan bagian dari upaya strategis Fakultas Kedokteran untuk menyusun visi, misi, tujuan, dan strategi yang sesuai dengan standar internasional guna meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian kesehatan di tingkat global. Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV menekankan pentingnya proses perumusan visi dan misi yang tidak hanya terfokus pada aspek formalitas, tetapi juga perlu mengkaitkan strategi yang relevan dan adaptif terhadap berbagai tantangan yang dihadapi oleh institusi pendidikan kedokteran saat ini. Beliau menyatakan bahwa meskipun banyak tantangan yang menghadang, terutama dalam konteks persaingan global dan dinamika perkembangan ilmu kedokteran serta teknologi kesehatan, penyusunan strategi yang tepat harus menjadi prioritas agar visi dan misi tersebut dapat tercapai secara optimal. (red/her)
UMM Selenggarakan Lokakarya Riset Unggulan dengn tema Membangun Ekosistem Kolaboratif Berbasis Interdisiplin

Direktorat Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Malang (Dirsaintek UMM) pada 29 Agustus 2025, mengadakan lokakarya riset unggulan dengan tema “Membangun Ekosistem Kolaboratif Berbasis Interdisiplin.” Acara yang berlangsung di Rayz Hotel UMM ini fokus pada lima bidang utama yakni riset pangan, kesehatan, energi terbarukan, dan teknologi berkelanjutan. Acara dimulai dengan laporan dari Direktur Sains dan Teknologi UMM, Prof. Dr. Aniek Irianny, MP. Beliau menyampaikan maksud dan tujuan utama lokakarya ini, yaitu untuk meningkatkan hilirisasi produk hasil riset agar dapat segera bermanfaat bagi masyarakat luas melalui penerapan teknologi dan inovasi. Pembukaan resmi acara dilakukan oleh Wakil Rektor IV Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi, PhD. dan Direktur Pascasarjana UMM Prof. Latipun, M.Kes., PhD yang menegaskan pentingnya penguatan hasil riset hingga tahap hilirisasi produk sebagai salah satu fokus strategis UMM untuk memberikan dampak nyata dalam berbagai sektor. Lokakarya ini membahas sejumlah riset unggulan pada beberapa bidang prioritas yaitu: Bidang Pangan: 1. Udang Vaname Tahan Penyakit: Pengembangan varietas udang vaname yang memiliki ketahanan terhadap berbagai penyakit, untuk meningkatkan produktivitas budidaya perikanan. 2. Beras Analog Kaya Protein: Inovasi pengembangan beras analog yang kaya protein sebagai solusi pangan bergizi dan alternatif sumber karbohidrat unggulan. 3. Pembentukan Galur Ayam Lokal Unggul: Penguatan dan pembentukan galur ayam lokal unggul yang memiliki kualitas lebih baik dalam hal produktivitas dan ketahanan terhadap penyakit. Bidang Kesehatan: 1. Herbal Kemoterapi (Rumput Teki): Penelitian tentang potensi rumput teki sebagai bahan herbal pendukung kemoterapi untuk pasien kanker. 2. KB Pria Daun Beluntas: Studi pengembangan alat kontrasepsi berbasis herbal dari daun beluntas yang ramah lingkungan dan aman. 3. Black Garlic: Pengembangan produk black garlic yang memiliki berbagai manfaat kesehatan sebagai antioksidan alami dan peningkat imun tubuh. Bidang Energi Terbarukan dan Teknologi Berkelanjutan 1. Jarak Pagar untuk Energi/Diversifikasi Produk: Pemanfaatan jarak pagar sebagai sumber energi terbarukan serta diversifikasi produk olahan berbasis tanaman jarak. 2. Pengembangan Industri Vermicompos dari Sampah Organik: Pengembangan sistem industri vermicompos yang menggunakan sampah organik dengan sistem hibrida tertutup, modular, dan dilengkapi AI untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) dan Clean Development Mechanism (CDM). Lokakarya ini juga menggarisbawahi posisi strategis UMM sebagai kampus riset yang tidak hanya produktif tapi juga berdampak nyata. UMM telah menjadi pionir dalam mendorong kolaborasi riset tingkat nasional dan global yang berorientasi pada solusi masalah-masalah riil di masyarakat seperti stunting, ketahanan pangan, dan transisi energi. (red/her)
UMM – NUS – UMY – TLI kolaborasi bidang rantai pasok dan logistik

Malang, 27-28 Agustus 2025 – Workshop dua hari yang mempertemukan para ahli dan akademisi dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), National University of Singapore (NUS), Universitas Muhammadiyah Yogjakarta (UMY), TLI, dan Asia Pacific (AP) resmi digelar. Acara ini bertujuan mempererat kolaborasi institusi dalam rangka pengembangan pusat penelitian dan inovasi di bidang rantai pasok. Pada Rabu, 27 Agustus 2025, sesi diawali dengan perkenalan masing-masing institusi peserta beserta sejarah dan perjalanan kolaborasi yang telah terjalin. Sesi ini memberikan pemahaman mendalam mengenai latar belakang dan keunggulan tiap institusi (UMM, UMY) dalam studi rantai pasok. Selanjutnya, langkah konkret diawali lewat pertukaran gagasan awal untuk mendukung pengembangan pusat penelitian terpadu di bidang rantai pasok dan logistik. Diskusi yang berjalan interaktif membuka peluang jejaring kerja yang kuat antar institusi. Kamis, 28 Agustus 2025, fokus workshop beralih pada materi mendalam terkait rantai pasok pangan halal serta rantai pasok kesehatan, dua sektor penting yang memerlukan inovasi dan integrasi sistem guna memenuhi kebutuhan pasar global dan lokal secara efisien. Setelah sesi materi, tim pelaksana dibagi dalam kelompok kerja kolaboratif untuk menyusun proposal riset bersama yang nantinya dapat menghasilkan solusi aplikatif. Sesi penutup ditandai dengan presentasi draf awal proposal dari setiap kelompok yang kemudian mendapat umpan balik konstruktif dari tim pelaksana. Hal ini menjadi modal penting untuk memperkuat isi proposal dan mempercepat proses realisasi program unggulan yang direncanakan. (red/her) (foto/Dik)
Diskusi dan Penguatan Kolaborasi Riset Bersama TLI-AP NUS dan UMY

Pada hari pertama kegiatan ramah tamah dan diskusi ringan yang digelar pada 27 Agustus 2025, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan National University of Singapore (NUS) mengadakan pertemuan yang berlangsung di hotel Rayz UMM. Kegiatan ini berfokus pada topik rantai pasokan, khususnya di bidang halal dan kesehatan. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Mr. Robert, M. Salis Yuniardi, Fath Mashuri, Elfi Anis Saati, Setio Basuki, dan Putri Damayanti. Dalam suasana yang akrab dan penuh kehangatan, mereka saling bertukar pemikiran dan pengalaman terkait pengelolaan rantai pasokan yang mendukung standar kehalalan dan kesehatan produk. Diskusi juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara institusi akademik dan praktisi dalam mengembangkan solusi inovatif yang mampu menjawab tantangan di sektor halal dan kesehatan. Ditekankan pula perlunya sinergi riset dan penerapan teknologi untuk memastikan kualitas rantai pasokan tetap terjaga dan transparan. (red/her)
Mahasiswa UMM Terlibat Pengembangan VR dan Games Didanai America Corners

Kamis, 28 Agustus 2025 — Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PDM) Blimbing bersama Sekolah Dasar Muhammadiyah 8 “KH. Mas Mansur” Kota Malang menggelar kegiatan kolaborasi inovatif dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis peserta didik melalui pemanfaatan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dan mengembangkan game edukatif khusus untuk anak-anak. Dalam acara yang berlangsung dengan penuh antusiasme tersebut, kegiatan diawali dengan Opening Remake & Starting Project yang dipimpin langsung oleh Kepala Humas Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya. Dalam sesi pembukaan ini, peserta disuguhkan dengan Demo Project yang memberikan gambaran nyata mengenai inovasi dan kemajuan teknologi yang akan diusung dalam proyek tersebut. Setelah sesi pembukaan selesai, acara dilanjutkan dengan sesi penting yakni Starting Collaboration Development AI for Elementary School at Enchance Critical Thinking. Program ini bertujuan mengembangkan kolaborasi dalam pemanfaatan kecerdasan buatan untuk mendukung dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Melalui kerja sama ini, diharapkan akan tercipta metode pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif, sehingga generasi muda dapat lebih siap menghadapi tantangan di masa depan. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Ali Muthohirin, Wakil Wali Kota Malang, Genevieve Judson-Jourdain, Kepala Humas Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, serta jajaran pimpinan Muhammadiyah di Kota Malang. Di antaranya Prof. Dr. Triyo Supriyatno, M.Ag selaku Wakil Ketua PDM Bagian DIKDASMEN Kota Malang, Drs. Bambang Mulyadi, Wakil Ketua PDM Kota Malang, Drs. Zainullah, S.H., M.KPd, Ketua DIKDASMEN & PNF PDM Kota Malang, dan Akhmad Fakhrur Rouzi, M.Pd.I, Ketua PCM Blimbing, dari UMM dihadiri oleh Dr. Ir. Listiari Hendraningsih, MP selaku kepala Hubungan Luar Negeri. Melalui kolaborasi ini, para peserta didik diberdayakan untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan logis dengan media pembelajaran yang modern dan interaktif. Inisiatif tersebut sejalan dengan upaya Muhammadiyah dalam memadukan pendidikan berbasis agama dengan kemajuan teknologi untuk mencetak generasi muda unggul dan adaptif di era digital. Kesuksesan acara ini menjadi bukti nyata komitmen bersama antara SD Muhammadiyah 8 KH. Mas Mansur, UMM, dan Konsulat Jenderal Amerika Serikat yang tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas akademik tetapi juga pembekalan keterampilan masa depan bagi siswa. (red/her)
Diskusi dan Kerjasama Strategis antara Bank Jatim dan Perguruan Tinggi

Tim Bank Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi dengan berbagai kelembagaan, khususnya perguruan tinggi di wilayah Jawa Timur. Pada kesempatan kali ini, kunjungan yang dilakukan tim Bank Jatim difokuskan pada silaturahmi serta diskusi intensif mengenai upaya kerjasama ke depan yang lebih luas dan bermanfaat bagi kedua belah pihak. Selama kunjungan, Tim Bank Jatim menegaskan pentingnya sinergi dalam berbagai aktivitas dan program untuk mendukung masyarakat dan sivitas akademika. Bank Jatim selama ini telah aktif terlibat dalam berbagai event bersama perguruan tinggi, seperti Dies Natalis dan perayaan Agustusan, sebagai wujud nyata dari kemitraan yang terjalin. Salah satu program inovatif yang tengah dijalankan Bank Jatim adalah inisiatif pembiayaan pendidikan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Melalui program ini, Bank Jatim berperan sebagai perantara pembiayaan yang memudahkan ASN untuk mengakses pendidikan yang lebih tinggi. “Kami siap mendukung berbagai event dan kegiatan yang bermanfaat, namun tentunya perlu ada pemahaman lebih mendalam mengenai secara teknis jenis kegiatan apa saja yang bisa kami lakukan bersama,” ujar perwakilan Tim Bank Jatim. Sementara itu, Muhammad Fath Mashuri, M.Psi Selaku kabag. Kerjasama UMM menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada MoU formal yang ditandatangani antara Bank Jatim dengan institusi perguruan tinggi, meskipun sudah ada Perjanjian Kerjasama (PKS). Dalam kegiatan kewirausahaan yang selama ini berjalan, pendanaannya masih berasal dari mahasiswa sendiri. Kendati demikian, kehadiran Bank Jatim dalam acara tersebut memberikan nilai tambah sebagai branding dan mitra pendamping yang potensial. Dalam rencana pengembangan kedepan, terdapat beberapa potensi kerjasama yang layak dimasukkan ke dalam MoU, antara lain: Program pembiayaan bagi ASN yang akan menempuh pendidikan tinggi. Penyediaan ruang dan fasilitas untuk kegiatan penelitian. Perluasan MoU yang mengakomodasi tridharma perguruan tinggi sehingga cakupan kerjasama lebih luas. Dengan semangat kolaborasi yang terus diperkuat, Bank Jatim dan perguruan tinggi berharap dapat mewujudkan kemitraan strategis dan berkelanjutan yang membawa manfaat nyata bagi pengembangan sumber daya manusia dan kemajuan daerah. (red/izza – her)
Summer Course 2025 FPP UMM membangun jejaring global dan meningkatkan kualitas lulusan
Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi membuka Summer Course 2025 dengan antusiasme tinggi dari peserta dan jajaran pimpinan Universitas. Acara pembukaan yang dihadiri oleh Wakil Rektor IV UMM, Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi., PhD, Dekan FPP Prof. Dr. Ir. Aris Winaya, MM., M.Si., IPU., ASEAN Eng., serta para dosen, staf dan Mahasiswa. (Malang, 26 Agustus 2025) Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan merasa bahagia bisa bertemu langsung dengan banyak mahasiswa dari berbagai negara yang mengikuti program ini. Beliau menegaskan bahwa mulai hari ini, para peserta akan mendapatkan banyak pengalaman internasional yang berharga. “Kami harapkan Summer Course kali ini menjadi kenangan indah bagi semua peserta. Kami juga sangat mengapresiasi FPP karena telah sukses menjalankan Summer Course untuk kedua kalinya,” ujar Wakil Rektor IV. Beliau juga berharap ke depan program ini bisa lebih banyak diikuti oleh mahasiswa dari negara-negara seperti Vietnam dan Myanmar, sehingga tingkat persaingan dapat semakin global. Menurutnya, tantangan di tingkat internasional menuntut kita untuk membuka diri dan menjalin kolaborasi, baik secara langsung maupun virtual. “Global working saat ini sudah menjadi kebutuhan utama. Kompetisi internasional sangat penting, kita tidak bisa tumbuh sendiri, seperti halnya bertani yang membutuhkan banyak unsur. Oleh karena itu, kolaborasi internasional sangat krusial,” tambahnya. Wakil Rektor IV juga menyampaikan bahwa UMM siap mendukung mahasiswa dengan menyediakan program kolaborasi internasional, termasuk kelas internasional dan transfer kredit tanpa biaya tambahan. Selain itu, universitas memberikan beasiswa khusus untuk mendukung kelancaran studi peserta. Dalam acara pembukaan Summer Course 2025 FPP UMM, Dr. Nurul dari Universiti Sultan Zainal Abidin (UnisZa) Malaysia menyampaikan apresiasinya yang mendalam atas kerjasama yang terjalin antara UnisZa dengan UMM. Beliau menuturkan bahwa kegiatan Summer Course yang diselenggarakan FPP UMM meninggalkan banyak memori baik bagi para peserta. Menurut Dr. Nurul, mahasiswa memiliki kesempatan luas untuk mengeksplorasi pengetahuan baru sekaligus menikmati setiap momen yang ada sepanjang program berlangsung. “Kami sangat bangga dengan program ini karena mampu memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi para mahasiswa,” ujarnya. Dr. Nurul juga mengucapkan terima kasih kepada UMM atas kesediaannya menjalin kolaborasi dalam program internasional ini. Ia berharap hubungan baik dan sinergi antara kedua institusi dapat terus berkembang, membuka peluang lebih luas bagi pertukaran ilmu dan pengalaman di masa mendatang. (red/Izza – Her)
UMM kunjungan resmi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan kunjungan resmi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok, Thailand pada tanggal 24 Agustus 2025. Rombongan UMM yang terdiri dari Wakil Rektor IV Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi., PhD, Dekan FKIP Prof. Dr. Trisakti Handayani M.M, serta para pimpinan Fakultas, disambut hangat oleh Wakil Duta Besar RI di Thailand, Bapak Fuad Adriansyah. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah agenda strategis yang bertujuan mempererat kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Salah satu fokus utama adalah peningkatan kolaborasi program magang internasional dan peluang penempatan lulusan UMM sebagai tenaga profesional di Thailand. Langkah ini diharapkan dapat membuka jembatan bagi lulusan UMM untuk berkontribusi dalam dunia profesional di luar negeri. Tidak hanya itu, UMM dan KBRI juga sepakat untuk memperkuat kemitraan global sebagai mitra strategis dalam mengembangkan pendidikan di kawasan Asia Tenggara. Rencana kolaborasi dengan Sekolah Attarkiah serta sejumlah sekolah mitra di Thailand juga menjadi bagian penting, termasuk penyusunan kurikulum yang berbasis pada nilai-nilai Islam moderat yang relevan dengan konteks kedua negara. Agenda lainnya meliputi penyelenggaraan kuliah tamu dan pengiriman mahasiswa UMM untuk praktik mengajar di sekolah-sekolah mitra di Thailand. Selain itu, terdapat pula kesempatan magang mahasiswa di lingkungan KBRI Thailand, yang akan menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa. Kebutuhan tenaga profesional, khususnya di bidang kesehatan seperti perawat, juga menjadi perhatian utama. UMM berkomitmen untuk menyalurkan lulusan keperawatan yang qualified agar dapat memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Thailand. Program pertukaran mahasiswa dan dosen serta penempatan mahasiswa magang di KBRI turut menjadi bagian penting dari rencana kerja sama ini. Kunjungan resmi ini menandai langkah nyata UMM dalam memperluas jaringan internasional dan memperkuat kontribusi pendidikan serta sumber daya manusia di tingkat regional, sekaligus membuka peluang baru bagi civitas akademika UMM untuk berkiprah di kancah global. (red/her)
FKIP UMM Lakukan Kunjungan ke Chulalongkorn University Thailand untuk Tingkatkan Kerjasama Internasional

Kamis, 21 Agustus 2025 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan kunjungan resmi ke Chulalongkorn University, Thailand. Kunjungan ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor IV UMM, Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi., PhD dan Dekan FKIP Prof. Dr. Trisakti Handayani, MM beserta jajaran nya. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menjajaki peluang dan penguatan hubungan internasional di bidang pendidikan. Tujuan utama kunjungan tersebut meliputi beberapa aspek penting, antara lain: Menjajaki potensi kerja sama bersama dalam bidang pendidikan, pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Mengembangkan program internasional, seperti pertukaran mahasiswa dengan durasi satu tahun, serta menyediakan program summer course di Chulalongkorn University yang dapat diakui dalam sistem transfer kredit. Menindaklanjuti kerja sama yang dapat dijalankan oleh FKIP UMM, khususnya dalam program profesi guru dan program bahasa untuk penutur asing, termasuk Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Membahas persyaratan kebahasaan, khususnya penggunaan sertifikat bahasa Inggris seperti IELTS dan TOEFL, sebagai standar penerimaan bagi mahasiswa internasional jenjang S2 dan S3 di UMM Dalam kunjungan tersebut yang turut serta dalam acara tersebut Wakil Rektor IV, Dekan FKIP, Wakil Dekan I, 2,3 Kaprodi, Sekprodi, Ka. Laboratorium, Dosen Pengajar dan Staf. Dengan langkah ini, FKIP UMM berkomitmen memperluas jejaring internasional serta meningkatkan kualitas pendidikan bagi dosen dan mahasiswa melalui kolaborasi yang berkelanjutan. (red/her) (foto https://jatimaktual.com;https://mediapribumi.id)
Tindak lanjut kerja sama UMM dengan KOMNAS HAM RI
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus memperkuat koordinasi dan tindaklanjut kerja sama dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (KOMNAS HAM RI). Kepala Biro Riset, Pengabdian, dan Kerjasama (RPK) UMM, Dr. Salahudin., S.IP, MS.i, MA, menyampaikan bahwa dalam rangka tindaklanjut di bidang pengabdian masyarakat, sebagai mitra KOMNAS HAM, UMM mengusulkan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai wadah pelaksanaan kerja sama tersebut. Sementara itu, Kabiro Dukungan Penajuan HAM RI ibu Endang Sri Melani menegaskan bahwa kunjungan KOMNAS HAM ke berbagai perguruan tinggi merupakan bagian dari program jelajah universitas. Melalui kunjungan ini, KOMNAS HAM membuka akses informasi dan pengaduan yang dapat dihubungi melalui bagian Sekretariat Jenderal KOMNAS HAM RI, guna meningkatkan partisipasi aktif civitas akademika dan masyarakat dalam pemajuan HAM. Dalam kerjasama ini, bentuk HAM yang disosialisasikan KOMNAS HAM mencakup dua fokus penting, yaitu HAM Agraria dan HAM Digital. HAM Agraria menjadi perhatian karena kaitannya dengan perlindungan hak atas tanah dan sumber daya alam yang sering menjadi sumber konflik. Sedangkan HAM Digital penting mengingat semakin pesatnya perkembangan teknologi dan tantangan baru dalam penegakan HAM di ranah digital. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman dan implementasi HAM di lingkungan kampus dan masyarakat luas melalui program pengabdian masyarakat dan edukasi hak-hak asasi manusia yang menyentuh aspek agraria dan pengabdian kepada masyarakat. Kerjasama ini juga merupakan bagian dari komitmen bersama UMM dan KOMNAS HAM dalam mendukung penegakan hukum dan perlindungan HAM yang lebih efektif di Indonesia. Sebagai Langkah awal Kerjasama akan ditindaklanjuti dengan PKS dan penyusunan Tor serta pelaksanaan program KKN Ramah HAM. dalam acara tersebut dihadiri oleh Kabiro RPK UMM, Kabiro Dukungan Pemajuan HAM Ibu. Endang Sri Melani, Katimja Pengkajian dan Penelitian Ibu Delsy Nike, katimja Kerjasama Ibu Sri Nur Fathya, Kabag. Kerjasama UMM M. Fath Mashuri, Sekretaris LPPM, Muhammad Wachid, MP, Kaur Kerjasama Ibu Izzatul Maulidah, PhD. (red/her)