Malang, 27-28 Agustus 2025 – Workshop dua hari yang mempertemukan para ahli dan akademisi dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), National University of Singapore (NUS), Universitas Muhammadiyah Yogjakarta (UMY), TLI, dan Asia Pacific (AP) resmi digelar. Acara ini bertujuan mempererat kolaborasi institusi dalam rangka pengembangan pusat penelitian dan inovasi di bidang rantai pasok.

Pada Rabu, 27 Agustus 2025, sesi diawali dengan perkenalan masing-masing institusi peserta beserta sejarah dan perjalanan kolaborasi yang telah terjalin. Sesi ini memberikan pemahaman mendalam mengenai latar belakang dan keunggulan tiap institusi (UMM, UMY) dalam studi rantai pasok. Selanjutnya, langkah konkret diawali lewat pertukaran gagasan awal untuk mendukung pengembangan pusat penelitian terpadu di bidang rantai pasok dan logistik. Diskusi yang berjalan interaktif membuka peluang jejaring kerja yang kuat antar institusi.

Kamis, 28 Agustus 2025, fokus workshop beralih pada materi mendalam terkait rantai pasok pangan halal serta rantai pasok kesehatan, dua sektor penting yang memerlukan inovasi dan integrasi sistem guna memenuhi kebutuhan pasar global dan lokal secara efisien. Setelah sesi materi, tim pelaksana dibagi dalam kelompok kerja kolaboratif untuk menyusun proposal riset bersama yang nantinya dapat menghasilkan solusi aplikatif.

Sesi penutup ditandai dengan presentasi draf awal proposal dari setiap kelompok yang kemudian mendapat umpan balik konstruktif dari tim pelaksana. Hal ini menjadi modal penting untuk memperkuat isi proposal dan mempercepat proses realisasi program unggulan yang direncanakan. (red/her) (foto/Dik)