UMM dan Polda Jatim Perkuat Kerjasama melalui Kunjungan Monitoring dan Evaluasi Kerjasama

Malang, 02/07/2025. Sebagai upaya memperkuat dan memperluas jalinan kerja sama antara UMM dan Kepolisian Daerah Jawa Timur. UMM mendapat kunjungan Monitoring dan Evaluasi dari perwakilan Biro Operasi Polda Jatim untuk membahas sejauh mana pelaksanaan program kerja sama yang telah berjalan setelah enam bulan penandatanganan kerjasama, serta membuka peluang pengembangan dari kerjasama tersebut. Wakil Rektor IV UMM, Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi, Ph,D dalam pertemuan tersebut menjelaskan bahwa kerjasama antara UMM dan Polda Jatim telah berlangsung erat di berbagai program studi seperti Ilmu Pemerintahan, Hukum, Psikologi, serta prodi-prodi lainnya dengan mitra dari kepolisian seperti polsek dan polres di wilayah Malang Raya dan sekitarnya yang meliputi berbagai aspek, mulai dari dukungan sumber daya manusia, program pembinaan terhadap penyalahgunaan narkoba dan sosialisasi wawasan tentang bahasa terorisme, keterlibatan dalam kegiatan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba), hingga pelaksanaan kuliah tamu serta penelitian bersama. “Untuk itu kami dari UMM siap untuk mensupport baik sebagai konsultan, penyediaan layanan pendidikan, serta kemitraan dalam riset terkait survey kepuasan masyarakat” ujarnya. Selain itu Isdian, Kepala Laboratorium Hukum UMM, menambahkan bahwa Polda Jatim menjadi salah satu institusi yang paling diminati mahasiswa dalam program prakter kerja di bidang Hukum. “Tingginya antusiasme mahasiswa membuat kami harus melakukan pembatasan jumlah agar penyebarannya bisa merata,” ujarnya. Kompol Wasis Priyonggo selaku Kepala Sub Bagian Koordinator Program Monitoring dan Evaluasi Bagian Kerjasama Biro Operasi Polda Jatim menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui kerjasama apa yang sudah terlaksana, mengidentifikasi kendala selama pelaksanaan, serta memetakan potensi kegiatan baru yang dapat dikembangkan dalam rangka memperkuat sinergi antara kepolisian dan UMM. AKP. Denok Manis juga menambahkan bahwa Polda Jatim mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin, serta berharap agar kemitraan dapat terus ditingkatkan dan berjalan dalam jangka panjang. “Kami berterima kasih atas dukungan UMM selama ini dan apa yang kita bahas dalam pertemuan ini akan kami laporkan terutama masukan-masukan peluang kerjasama yang sudah disampaikan, dan kami berharap ke depan bisa terus menjadi mitra strategis dalam berbagai bidang,” ungkap Denok. Dalam pertemuan ini juga dibahas peluang pengembangan kerja sama lintas disiplin, termasuk wacana kolaborasi seperti melibatkan Program Studi Informatika UMM dan Divisi Cyber Crime Polda Jatim. Hal ini mengingat maraknya pelanggaran hukum di dunia maya yang membutuhkan perhatian khusus dari sisi akademik dan teknologi. Melalui monev yang telah dilakukan, kedua belah pihak baik UMM maupun Polda Jatim optimistis bahwa kerjasama yang telah terbangun mampu memberikan kontribusi yang baik bagi kedua institusi maupun bagi masyarakat luas. (red/d)
UMM Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Shimonoseki City University Jepang

Malang – 30 Juni 2025, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menerima kunjungan dari delegasi Shimonoseki City University, Jepang, yang diwakili oleh Masashi Kishida dan Shinji Okazaki, dalam rangka menjajaki peluang kerja sama strategis antar dua institusi pendidikan tinggi. Pertemuan ini berlangsung di Gedung Rektorat UMM dan menjadi momentum penting dalam penguatan jaringan internasional UMM, khususnya dalam bidang akademik dan riset. Dalam diskusi yang berlangsung hangat, kedua belah pihak membahas sejumlah potensi kerja sama, salah satunya adalah program pertukaran dosen dan mahasiswa. Program ini akan difokuskan pada bidang Agro Food Business. Menariknya, program ini akan menyediakan beasiswa penuh, termasuk pembebasan biaya kuliah dan dukungan penyaluran kerja di Jepang bagi para peserta program dari UMM. Tak hanya itu, penjajakan kerja sama ini juga mencakup kolaborasi penelitian dan publikasi ilmiah, pelaksanaan seminar internasional bersama, serta berbagai program akademik jangka pendek yang dapat memperkaya pengalaman internasional mahasiswa dan dosen dari kedua universitas. Pertemuan yang dihadiri oleh Wakil Rektor IV UMM, M. Salis Yuniardi, M.Psi., Ph.D, yang menyambut baik inisiatif kolaborasi tersebut. “Kerja sama ini bukan hanya membuka jalan bagi pertukaran akademik, tetapi juga memperluas peluang mahasiswa UMM untuk mengembangkan karier internasional, khususnya di Jepang,” ujarnya. Selain Wakil Rektor IV dan Kabag Kerjasama, pertemuan ini juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknik, Perwakilan Dewan Guru Besar, Direktur Direktorat Saintek, Wakil Dekan I Fakultas Pertanian dan Peternakan, Kepala Kantor Hubungan Luar Negeri, serta Kaprodi Agribisnis UMM, yang siap menindaklanjuti kerja sama ini ke depan. (red/d)
UMM Diskusikan Projek Kolaborasi Penelitian dan Pengabdian Bersama SCII HUB Singapura

M. Salis Yuniardi, Ph.D bersama SCII HUB dalam diskusi terkait projek kolaborasi kerjasama penelitian dan pengabdian Ditengah ramainya seruan akan ketahanan pangan dan pengolahan limbah sampah di kalangan dunia akademik. UMM terus mengembangkan kolaborasi demi terwujudnya ketahanan pangan serta kontribusinya dalam pengolahan sampah. Salah satu kolaborasi yang dilaksanakan adalah dengan melakukan kolaborasi projek bersama Social Capital, Capability, Innovation and Impact Hub (SCII HUB) Singapura. Melalui kunjungan yang dilakukan SCII HUB pada kamis, 26 Juni 2025 di kantor Bidang IV UMM. M. Salis Yuniardi, Ph.D selaku Wakil Rektor IV bidang Riset, Pengabdian, dan Kerjasama berdiskusi terkait peluang-peluang kolaborasi yang bisa diwujudkan dalam bentuk penelitian dan juga pengabdian kepada masyarakat. Selain dihadiri oleh Wakil Rektor IV dan Tim Kerjasama, kegiatan diskusi ini juga mendatangkan tim dari kantor Center of Excellence UMM untuk dapat saling bertukar pikiran terkait seperti apa implementasi lain dari kolaborasi ini yang dampaknya bisa terasa bagi mahasiswa UMM. Dalam diskusi tersebut dibahas juga area kolaborasi projek seperti di bidang pertanian terpadu (integrated farming), pengolahan sampah (waste management), autisme (autism), long live learning, serta beberapa bidang lainnya di lingkup penelitian seperti kolaborasi yang sedang berjalan untuk penelitian dan pengabdian yang difokuskan pelaksanaannya di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam kesimpulan yang disampaikan, M. Salis Yuniardi mengatakan bahwa perlu hasil diskusi ini untuk ditindaklanjuti dalam bentuk MoA serta perlu untuk dibuatkan beberapa tim yang nantinya akan menangani kolaborasi ini di berbagai bidang yang sudah dibahas. “Kita perlu diskusi lebih lanjut terutama dengan para wakil dekan I dan III terkait kolaborasi di bidang long life learning dan insya Allah akan diagendakan pada pertengahan Juli” ungkapnya. (red/d)
UMM Jalin Kerjasama Strategis dengan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur untuk Membangun Dunia Pendidikan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menjalin kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah (UM) Malang dan UM Manado. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali memperluas jaringan kemitraan strategis dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara. Kerjasama ini merupakan wujud komitmen UMM dalam berkontribusi terhadap pengembangan pendidikan di seluruh nusantara. Penandatanganan MoU dilaksanakan pada Rabu (11/6/2025) di kampus Universitas Muhammadiyah Manado, yang dihadiri langsung oleh Bupati Boltim Oskar Manoppo, SE.MM dan Rektor UMM Prof. Dr. Nazaruddin Malik, SE.M.Si. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Utara Drs. H. Masrur Mustamat, serta pejabat-pejabat terkait dari Pemkab Boltim. Bupati Oskar Manoppo menyambut antusias kerjasama ini sebagai langkah strategis dalam mewujudkan visi “Boltim Bangkit”. Menurutnya, kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi seperti UMM merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia berkualitas di daerahnya. “Kerjasama ini menjadi langkah awal pemerintah daerah dalam mewujudkan cita-cita Boltim Bangkit melalui semangat kolaborasi, sinergi, dan komitmen bersama membangun dunia pendidikan,” ujar Bupati Oskar Manoppo. Rektor UMM Prof. Dr. Nazaruddin Malik menyatakan apresiasi tinggi atas inisiatif kerjasama ini. Sebagai universitas yang telah berpengalaman dalam berbagai program kemitraan, UMM siap memberikan kontribusi terbaik untuk kemajuan pendidikan di Bolaang Mongondow Timur. “Setelah penandatanganan ini, komunikasi dialogis akan kita tindaklanjuti secara konkret di lapangan. Kami juga mengundang pemerintah daerah Bolaang Mongondow Timur untuk berkunjung langsung ke kampus UMM di Malang,” ungkap Prof. Nazaruddin. Kerjasama UMM dengan Kabupaten Boltim ini bukan hanya sebatas formalitas. Saat ini, sudah terdapat dua warga Boltim yang sedang menempuh program Doktor (S-3) di UMM, yaitu dr. Minarni Manoppo, M.Kes (Kepala Dinas Kesehatan Boltim) dan Hariyanto, SE.ME. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan kemitraan telah terjalin dengan baik sebelumnya. Ketua PW Muhammadiyah Sulawesi Utara Drs. H. Masrur Mustamat memberikan apresiasi tinggi terhadap kerjasama ini dan berharap dapat berjalan dengan optimal untuk kemajuan pendidikan di wilayah Sulawesi Utara. Kerjasama strategis ini diharapkan dapat membuka peluang-peluang baru dalam berbagai bidang, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga transfer teknologi dan pengetahuan. UMM dengan berbagai keunggulan dan pengalaman yang dimiliki siap menjadi mitra terpercaya dalam mewujudkan kemajuan pendidikan di Bolaang Mongondow Timur. Sebagai universitas yang berkomitmen terhadap kemajuan bangsa, UMM terus berupaya memperluas jaringan kemitraan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, tidak hanya di Jawa Timur tetapi juga di seluruh Indonesia. Berita lainya Berita & Artikel UMM Jalin Kerjasama Strategis dengan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur untuk Membangun Dunia Pendidikan ByAdmin RPK June 23, 2025 Berita & Artikel Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menjalin kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah (UM) Malang dan UM Manado. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali memperluas… Read More Berita & Artikel Guest Lecture with U.S. Municipal Manager: Building Strong and Prosperous City ByAdmin RPK June 12, 2025 Berita & Artikel “Eric Duffy, Municipal Manager of Woodstock City, United States, delivers a guest lecture on ‘Building a Strong and Prosperous City’ to UMM students and all American Corner… Read More Berita & Artikel UMM menjalin kerja sama strategis dengan Clarity English Taiwan ByAdmin RPK May 13, 2025 Berita & Artikel Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjalin kerja sama strategis dengan Clarity English Taiwan dalam upaya mengeksplorasi dan meningkatkan keterampilan siswa pada aspek non-teknis, seperti… Read More Galeri Launching CoE Sawit bersama PT. Eagle High Plantations Bysuper admin January 29, 2025 Galeri … Read More Galeri Penandatanganan Kerjasama UMM dan TNI AU dalam Rangka Ketahanan Pangan Bysuper admin December 29, 2024 Galeri … Read More Galeri Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Kuliah Tamu Riset Milenial dengan Bigdata Bysuper admin November 29, 2024 Galeri … Read More Agenda & Pengumuman Agenda 1 Bysuper admin October 30, 2024 Agenda & Pengumuman Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of… Read More Galeri Kuliah Tamu Transformasi DIgital bersama Dr. Ir. Arief Yahya Bysuper admin October 29, 2024 Galeri … Read More Berita & Artikel Pererat Kerja Sama Internasional, UMM dan UKM Fokus pada Pertukaran Mahasiswa dan Riset Bersama Bysuper admin October 27, 2024 Berita & Artikel Kerja sama lintas negara antara Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) terus menunjukkan kemajuan yang nyata melalui Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik… Read More
Partisipasi Strategis UMM dalam Forum ASEAN Bio-Circular-Green Economy 2025
Delegasi UMM berfoto bersama peserta ASEAN BCG Network Meeting 2025 di Surabaya Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali membuktikan komitmennya dalam memperkuat kerja sama internasional melalui partisipasi aktif dalam forum bergengsi WUACD Summit 2025 yang diselenggarakan bersama AMBC 2025 dan AUN/SEED-Net Regional Conference 2025: ASEAN BCG Network Meeting and Conference. Kegiatan penting ini berlangsung selama empat hari dari tanggal 13 hingga 16 Juni 2025 di dua institusi ternama, yaitu Universitas Airlangga (UNAIR) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Surabaya. Forum internasional ini memiliki signifikansi yang sangat penting karena mempertemukan para akademisi terkemuka, peneliti berpengalaman, dan berbagai pemangku kepentingan dari seluruh kawasan ASEAN. Fokus pembahasan utama dalam konferensi ini adalah penguatan kerja sama riset dan inovasi di bidang Bio-Circular-Green (BCG) Economic, yang mencakup aspek-aspek krusial seperti ketahanan pangan, pengelolaan limbah yang berkelanjutan, dan peningkatan kesehatan masyarakat. UMM menunjukkan keseriusannya dalam forum ini dengan mengirimkan tiga delegasi terbaik yang memiliki keahlian dan pengalaman luas di bidangnya masing-masing. Tim utusan tersebut dipimpin oleh Dr. (HC) Priyo Iswanto, MH yang menjabat sebagai Staf Khusus Rektor Bidang Kerjasama Internasional, didampingi oleh dua akademisi berpengalaman yaitu Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D., IPM dan Nur Izzatul Maulidah, SP, M.Sc., Ph.D. Pemilihan utusan ketiga ini sangat strategis mengingat keahlian mereka yang sangat relevan dengan tema-tema yang dibahas dalam konferensi. Kehadiran utusan UMM di forum internasional ini tidak hanya sebagai peserta pasif, namun sebagai kontributor aktif yang memberikan nilai tambah bagi diskusi dan pembahasan yang berlangsung. Hal ini tercermin dari antusiasme dan apresiasi yang diberikan oleh peserta lain terhadap presentasi dan kontribusi yang diberikan oleh tim UMM sepanjang kegiatan berlangsung. Salah satu pencapaian yang menarik dari partisipasi UMM dalam forum ini adalah kesempatan untuk menampilkan hasil-hasil penelitian unggulan yang telah dikembangkan selama ini. Tim mengungkapkan UMM berhasil tampil memukau melalui dua sesi presentasi yang berbeda namun saling melengkapi, menunjukkan kualitas dan kualitas penelitian yang telah dilakukan di universitas. Pemaparan pertama disampaikan dalam sesi ASEAN BCG Network Meeting, di mana delegasi UMM menyoroti berbagai penelitian inovatif yang telah dikembangkan di bidang pangan, pengolahan limbah, dan kesehatan. Presentasi ini mendapat perhatian khusus dari peserta karena relevansinya yang tinggi dengan tantangan-tantangan yang sedang dihadapi oleh negara-negara ASEAN dalam mencapai pembangunan berkelanjutan. Riset-riset yang dipresentasikan menunjukkan bagaimana UMM telah berkomitmen untuk mengembangkan solusi-solusi praktis yang dapat diimplementasikan untuk mengatasi permasalahan nyata di masyarakat. Presentasi kedua dilakukan dalam forum WUACD (World University Association for Community Development), di mana tim UMM memaparkan inovasi revolusioner terkait penggunaan biomaterial dari bahan-bahan alami seperti cangkang telur, cangkang bekicot, dan cangkang cangkang dalam pembuatan implan biodental. Inovasi ini menunjukkan bagaimana UMM mampu mengembangkan teknologi ramah lingkungan yang memanfaatkan limbah organik untuk menciptakan produk bernilai tinggi di bidang kesehatan. Tidak hanya itu, dalam forum WUACD, utusan UMM juga berkesempatan menampilkan portofolio lengkap penelitian unggulan di bidang Bio-Material yang telah dikembangkan selama bertahun-tahun. Portofolio ini mencakup pengembangan Bio-Lubricant yang ramah lingkungan sebagai alternatif pelumas konvensional, teknologi Bio-Dental untuk aplikasi kedokteran gigi, inovasi Bio-Carbon untuk berbagai aplikasi industri, dan yang tidak kalah pentingnya adalah pengembangan Bio-Energy termasuk teknologi produksi hidrogen sebagai sumber energi masa depan. Salah satu hasil penting dari konferensi ini adalah menetapkan agenda strategis ASEAN BCG Network untuk tahun 2026 yang disepakati dalam rapat pleno. Setelah melalui diskusi mendalam dan pertimbangan matang dari seluruh peserta, disepakati bahwa program kerja tahun depan akan difokuskan pada tiga bidang strategi yang dianggap paling krusial untuk pembangunan berkelanjutan di kawasan ASEAN. Bidang pertama yang menjadi fokus adalah Ketahanan Pangan atau Ketahanan Pangan, yang mengingat pentingnya memastikan ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan bergizi bagi seluruh populasi ASEAN di tengah berbagai tantangan seperti perubahan iklim, pertumbuhan populasi, dan degradasi lingkungan. Bidang kedua adalah Pengelolaan Limbah atau Pengelolaan Limbah, yang menjadi semakin penting seiring dengan meningkatnya volume limbah akibat pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi yang pesat di kawasan ASEAN. Bidang ketiga adalah Kesehatan atau Kesehatan, yang mencakup berbagai aspek mulai dari pengembangan teknologi kesehatan hingga peningkatan akses layanan kesehatan berkualitas. Seluruh anggota jaringan ASEAN BCG Network, termasuk UMM, diharapkan dapat merancang dan mengusulkan kegiatan riset serta kolaborasi internasional yang sesuai dengan salah satu atau lebih dari ketiga bidang fokus tersebut. Hal ini membuka peluang besar bagi UMM untuk mengembangkan riset-riset yang tidak hanya berkualitas tinggi tetapi juga memiliki dampak nyata bagi masyarakat luas. Salah satu breakthrough penting yang berhasil dicapai melalui partisipasi dalam forum ini adalah terbukanya peluang kerja sama strategis antara UMM dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Peluang kerja sama ini disampaikan langsung dalam forum dan mendapat sambutan positif dari berbagai pihak yang hadir. Kerja sama dengan BRIN ini sangat strategis karena akan memungkinkan UMM untuk memanfaatkan fasilitas-fasilitas canggih dan alat-alat pengujian modern yang dimiliki oleh BRIN. Akses terhadap fasilitas dan peralatan canggih BRIN akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas dan validitas penelitian yang dilakukan di UMM, khususnya dalam bidang-bidang yang menjadi fokus seperti bio-material, bioenergi, dan berbagai bidang rekayasa hayati lainnya. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, diharapkan hasil-hasil penelitian UMM dapat mencapai standar internasional yang lebih tinggi dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Baca juga: UMM Jalin Kerjasama Beasiswa dan Program Pengajaran dengan Asian Foundation Kamboja Partisipasi dalam konferensi internasional ini memberikan manfaat yang sangat besar dalam hal perluasan wawasan terhadap perkembangan riset dan community services yang telah dilakukan oleh berbagai universitas terkemuka di kawasan ASEAN dalam area Bio-Circular-Green Economy. Melalui berbagai sesi presentasi, workshop, dan diskusi panel yang berlangsung selama empat hari, delegasi UMM mendapatkan insight berharga tentang best practices dan inovasi-inovasi terdepan yang telah dikembangkan oleh institusi-institusi mitra. Exposure terhadap berbagai pendekatan dan metodologi penelitian yang diterapkan oleh universitas-universitas lain memberikan perspektif baru bagi UMM dalam mengembangkan strategi riset ke depan. Hal ini juga memungkinkan UMM untuk melakukan benchmarking terhadap standar internasional dan memposisikan diri secara strategis dalam agenda regional maupun global terkait pembangunan berkelanjutan. Salah satu pencapaian penting lainnya dari partisipasi dalam forum ini adalah berhasilnya delegasi UMM menjalin komunikasi awal dengan Dr. Niko yang menjabat sebagai secretary WUACD (World University Association for Community Development). Komunikasi ini membuka peluang besar untuk keterlibatan UMM dalam program-program pengabdian internasional yang melibatkan tidak kurang
Guest Lecture with U.S. Municipal Manager: Building Strong and Prosperous City

“Eric Duffy, Municipal Manager of Woodstock City, United States, delivers a guest lecture on ‘Building a Strong and Prosperous City’ to UMM students and all American Corner participants across Indonesia through a hybrid session” American Corner Malang hosted a hybrid guest lecture titled “Building Strong and Prosperous Cities”with Eric Duffy, Municipal Manager of Woodstock, Vermont, as part of the YSEALI Reciprocal Exchange Program. The event was attended by 33 onsite participants and approximately 150 others virtually from institutions across Eastern Indonesia, including American Corners and several universities. The session aimed to inspire young Indonesians with insights into urban development, local governance, and civic leadership. Eric Duffy shared real-world strategies from his municipal management experience, focusing on the interplay between governance, finance, and community resilience. He introduced the structure of the U.S. government, with emphasis on the flexible nature of local governance in New England. Using examples such as Selectboards, Town Managers, and annual town meetings, he explained how local governments prioritize goals, manage budgets, and involve citizens in the decision-making process. The lecture highlighted how municipalities must balance revenue—sourced from taxes and other income—with expenses like salaries, healthcare, pensions, and infrastructure. Duffy emphasized that while municipal budgeting may appear straightforward, it involves complex, ongoing decision-making tied closely to leadership, policy setting, and long-term planning. His message underscored that effective governance requires continuous engagement, financial discipline, and public trust. Berita lainya UMM Jalin Kerjasama Strategis dengan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur untuk Membangun Dunia Pendidikan ByAdmin RPK June 23, 2025 Berita & Artikel Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menjalin kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah (UM) Malang dan UM Manado. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali memperluas… Read More Guest Lecture with U.S. Municipal Manager: Building Strong and Prosperous City ByAdmin RPK June 12, 2025 Berita & Artikel “Eric Duffy, Municipal Manager of Woodstock City, United States, delivers a guest lecture on ‘Building a Strong and Prosperous City’ to UMM students and all American Corner… Read More UMM menjalin kerja sama strategis dengan Clarity English Taiwan ByAdmin RPK May 13, 2025 Berita & Artikel Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjalin kerja sama strategis dengan Clarity English Taiwan dalam upaya mengeksplorasi dan meningkatkan keterampilan siswa pada aspek non-teknis, seperti… Read More Launching CoE Sawit bersama PT. Eagle High Plantations Bysuper admin January 29, 2025 Galeri … Read More Penandatanganan Kerjasama UMM dan TNI AU dalam Rangka Ketahanan Pangan Bysuper admin December 29, 2024 Galeri … Read More Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Kuliah Tamu Riset Milenial dengan Bigdata Bysuper admin November 29, 2024 Galeri … Read More Agenda 1 Bysuper admin October 30, 2024 Agenda & Pengumuman Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of… Read More Kuliah Tamu Transformasi DIgital bersama Dr. Ir. Arief Yahya Bysuper admin October 29, 2024 Galeri … Read More Pererat Kerja Sama Internasional, UMM dan UKM Fokus pada Pertukaran Mahasiswa dan Riset Bersama Bysuper admin October 27, 2024 Berita & Artikel Kerja sama lintas negara antara Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) terus menunjukkan kemajuan yang nyata melalui Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik… Read More
UMM menjalin kerja sama strategis dengan Clarity English Taiwan

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjalin kerja sama strategis dengan Clarity English Taiwan dalam upaya mengeksplorasi dan meningkatkan keterampilan siswa pada aspek non-teknis, seperti kreativitas, pemikiran kritis, dan literasi digital. Kerja sama ini diwujudkan melalui seminar internasional bertajuk International Seminar on Developing Students‘ 5th Skill in English: Education Technology & in Depth Learning in EFL yang digelar pada 7 Mei 2025. Acara ini menghadirkan para ahli pendidikan dari berbagai negara, termasuk Martin Moore, Head of Assessment Clarity English dari Inggris, yang menekankan pentingnya pengembangan bahasa Inggris sebagai lingua franca global sekaligus sebagai sarana melatih berpikir logis dan koheren di era digital Dalam seminar tersebut, teknologi pendidikan dipandang sebagai landasan utama dalam mendukung pembelajaran di era digital. Melalui teknologi, siswa tidak hanya belajar aspek teknis bahasa Inggris, tetapi juga dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi yang sangat diperlukan dalam menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi. Pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) yang mindful, meaningful, dan joyful menjadi metode yang diusung untuk menciptakan proses belajar yang lebih fleksibel dan menyenangkan bagi siswa. Namun, tantangan dalam membedakan informasi faktual dan hoaks juga menjadi perhatian penting dalam penerapan teknologi ini (red/
Launching Kampus Berdampak, UMM Gandeng BSI sebagai Salah Satu Bentuk Dampak dan Kontribusi Nyata bagi Pendidikan

Malang – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus memperluas jaringan kerja sama strategis demi memperkuat peran kampus dalam menjawab tantangan sosial dan ekonomi. Hal ini tercermin dalam peluncuran Kampus Berdampak pada Jumat (2/5/2025), yang sekaligus menjadi momentum penguatan kolaborasi lintas sektor, baik nasional maupun internasional. Sebagai bagian dari program pemerintah, Kampus Berdampak di UMM menandai komitmen kuat dalam membangun sinergi antara dunia pendidikan, industri, dan masyarakat. Salah satu bentuk kerja sama yang diangkat dalam peluncuran ini adalah kuliah umum bertajuk “Transformative Islamic Finance as Catalyst for Growth”, hasil kolaborasi antara UMM dan Bank Syariah Indonesia (BSI), serta menghadirkan narasumber internasional dari Durham University, Prof Mehmet Asutay. Rektor UMM, Prof Nazaruddin Malik MSi, menyatakan bahwa kerja sama ini bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk nyata dari sinergi dalam mengembangkan program yang berdampak luas. “Kami tidak hanya mengembangkan ide dan inovasi secara internal, tetapi juga aktif menjalin kerja sama dengan lembaga keuangan, akademisi global, dan mitra pemerintah untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya. UMM juga menunjukkan komitmennya dengan membentuk Direktorat Saintek sebagai wadah bagi pengembangan inovasi kolaboratif. Berbagai produk seperti robot SAR, pakan ternak biofarm, telur UMM Chic, desa wisata, dan pelatihan ecoprint merupakan hasil dari sinergi antara akademisi, mahasiswa, dan mitra eksternal. Dalam kesempatan tersebut, Chief Economist BSI, Banjaran Surya Indrastomo, menyampaikan apresiasi atas kiprah UMM yang menjadi satu-satunya perguruan tinggi di luar Jabodetabek yang dikunjungi dalam rangkaian BSI Global Islamic Finance Summit (GIFS). Ia juga menyampaikan dalam diskusi bersama para dosen akademisi sebelum kegiatan peresmian dan kuliah tamu dimulai. “Ini menjadi bukti bahwa UMM terbuka terhadap kolaborasi dan siap menjadi bagian dari perubahan ekosistem keuangan syariah di Indonesia,” ujarnya. Prof. Mahmet Asutay dalam sesi materi keuangan syariah Senada, Prof Mehmet Asutay menekankan pentingnya kerja sama lintas negara dalam membangun sistem keuangan Islam yang adil dan berkelanjutan. Ia menyebut bahwa konsep ekonomi syariah menuntut kolaborasi berbagai pihak demi mewujudkan kesejahteraan bersama (falah) yang berorientasi pada nilai-nilai universal Islam. Dengan semangat kolaboratif yang kuat, UMM tidak hanya memperluas kemitraan, tetapi juga memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan yang adaptif dan solutif dalam menghadapi tantangan global dan lokal melalui jejaring yang inklusif dan strategis.
Pererat Kerja Sama Internasional, UMM dan UKM Fokus pada Pertukaran Mahasiswa dan Riset Bersama

Kerja sama lintas negara antara Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) terus menunjukkan kemajuan yang nyata melalui Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMM dan Fakulti Sains Sosial dan Kemanusiaan (FKSSK) UKM. Kolaborasi yang terjalin sejak 2020 kini mengarah pada penguatan implementasi program-program akademik strategis. Dalam pertemuan lanjutan yang digelar Jumat (10/04/2025), kedua pihak membahas secara mendalam realisasi dari Memorandum of Understanding (MoU) yang telah terjalin selama lima tahun terakhir. Tiga fokus utama menjadi bahasan pokok, yakni pertukaran mahasiswa (student exchange), penelitian bersama (joint research), serta dosen tamu (visiting lecturer). Dekan FKSSK UKM, Kadaruddin Aiyub, mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan Program Studi Kesejahteraan Sosial (Kesos) UMM telah memberi dampak positif. Ia menyoroti keberhasilan program magang mahasiswa UMM di lembaga ternama Kuala Lumpur dan peran aktif dosen UMM dalam program dosen tamu di UKM. “Kami melihat potensi besar dari kolaborasi ini. Kami ingin memperluasnya, misalnya dengan program short course satu bulan bagi mahasiswa. Ini bentuk konkret kerja sama, bukan hanya di atas kertas,” ujar Kadaruddin. UKM juga membuka peluang baru melalui skema program doktoral yang dirancang fleksibel bagi dosen UMM. Program ini memungkinkan peserta hadir secara intensif hanya satu bulan setiap tahun, sementara publikasi dan pelatihan didukung penuh oleh UKM. Tujuannya, agar para dosen tetap dapat menjalankan tugas akademiknya di UMM sambil menempuh studi lanjutan. Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor IV UMM, Muhammad Salis Yuniardi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan dukungan penuh untuk mendorong dosen dan mahasiswa mengikuti program kolaboratif ini. Menurutnya, semua program studi di FISIP UMM didorong untuk aktif menjalin hubungan akademik internasional. “UMM sudah mengalokasikan insentif dan pendanaan internal untuk mendukung kolaborasi internasional, termasuk riset bersama dan magang luar negeri. Kami optimis kerja sama ini akan memberi nilai tambah bagi institusi dan kualitas lulusan,” tegas Salis. Kerja sama strategis antara UMM dan UKM ini diharapkan tidak hanya memperluas jejaring akademik antarnegara, tetapi juga berdampak langsung terhadap penguatan riset, peningkatan kualitas pendidikan, dan upaya internasionalisasi perguruan tinggi secara berkelanjutan.