M. Salis Yuniardi, Ph.D bersama SCII HUB dalam diskusi terkait projek kolaborasi kerjasama penelitian dan pengabdian

Ditengah ramainya seruan akan ketahanan pangan dan pengolahan limbah sampah di kalangan dunia akademik. UMM terus mengembangkan kolaborasi demi terwujudnya ketahanan pangan serta kontribusinya dalam pengolahan sampah. Salah satu kolaborasi yang dilaksanakan adalah dengan melakukan kolaborasi projek bersama Social Capital, Capability, Innovation and Impact Hub (SCII HUB) Singapura. Melalui kunjungan yang dilakukan SCII HUB pada kamis, 26 Juni 2025 di kantor Bidang IV UMM. M. Salis Yuniardi, Ph.D selaku Wakil Rektor IV bidang Riset, Pengabdian, dan Kerjasama berdiskusi terkait peluang-peluang kolaborasi yang bisa diwujudkan dalam bentuk penelitian dan juga pengabdian kepada masyarakat.

Selain dihadiri oleh Wakil Rektor IV dan Tim Kerjasama, kegiatan diskusi ini juga mendatangkan tim dari kantor Center of Excellence UMM untuk dapat saling bertukar pikiran terkait seperti apa implementasi lain dari kolaborasi ini yang dampaknya bisa terasa bagi mahasiswa UMM. Dalam diskusi tersebut dibahas juga area kolaborasi projek seperti di bidang pertanian terpadu (integrated farming), pengolahan sampah (waste management), autisme (autism), long live learning, serta beberapa bidang lainnya di lingkup penelitian seperti kolaborasi yang sedang berjalan untuk penelitian dan pengabdian yang difokuskan pelaksanaannya di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam kesimpulan yang disampaikan, M. Salis Yuniardi mengatakan bahwa perlu hasil diskusi ini untuk ditindaklanjuti dalam bentuk MoA serta perlu untuk dibuatkan beberapa tim yang nantinya akan menangani kolaborasi ini di berbagai bidang yang sudah dibahas.

“Kita perlu diskusi lebih lanjut terutama dengan para wakil dekan I dan III terkait kolaborasi di bidang long life learning dan insya Allah akan diagendakan pada pertengahan Juli” ungkapnya. (red/d)