Perkuat Erasmus+ melalui Kedutaan Besar Austria dan Program ASEA Uninet.

30 Oktober 2025, Universitas Muhammadiyah Malang melakukan lawatan dalam rangka penjajakan serta penguatan jaringan kerja sama ditingkat internasional terutama kawasan eropa. Kali ini melalui kedutaan Austria untuk Indonesia UMM berkesempatan untuk dapat bergabung menjadi member dari ASEA Uninet program dimana program ini merupakan jaringan kerja sama antar universitas yang ada di eropa dan asia tenggara dengan tujuan untuk memperkuat internasionalisasi dibidang pendidikan dan penelitian Duta Besar Austria Dr. Thomas Loidl menyerukan ajakan tersebut karena dalam keanggotaan tersebut telah melaksanakan banyak proyek penelitian bilateral dan multilateral, program beasiswa doktoral dan pascadoktoral, serta menyelenggarakan berbagai konferensi, lokakarya, dan kegiatan akademik lainnya bekerja sama dengan lembaga diplomatik serta sektor politik dan ekonomi Disisi lain Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi., Ph.D selaku Wakil Rektor UMM bidang Riset, Pengabdian, dan Kerjasama merespon bahwa ajakan untuk gabung ke ASEA Uninet ini tentu akan memberi dampat yang baik bagi ekosistem Kerjasama antara UMM dan Austria, terlebih akan dapat memberikan banyak pandangan serta pengalaman baru nantinya bagi civitas akademik di UMM. “Terlebih ini dapat memperkuat program Erasmus+ yang selama ini sudah kami jalankan dan akan semakin kuat apabila jaringan dengan ASEA Uninet ini dapat terjalin dengan baik” Ujarnya. Melalui lawatan ini, diharapkan kedepannya atmosfir internasional di UMM akan semakin kental setelah sebelumnya UMM juga menggandeng NUS dan juga Belgia dalam proyek penelitian di bidang supply chain dan peningkatan kualitas komoditas coklat. (red/dik)

UMM Perkuat Kerja Sama Tridharma Perguruan Tinggi bersama Pemkab Bojonegoro dalam rangka Peningkatan Kualitas SDM Daerah

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi salah satu dari delapan perguruan tinggi yang resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, pada malam tasyakuran Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-348 di Pendopo Malowopati, Minggu (19/10/2025). Kerja sama ini menjadi salah satu Langkah dalam memperkuat kontribusi pendidikan tinggi terhadap pembangunan daerah. Melalui kesepakatan tersebut, UMM siap berperan aktif dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Bojonegoro. “kami (UMM) berusaha berkolaborasi dengan menghadirkan peran perguruan tinggi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Hal ini akan membuka ruang bagi penelitian terapan, program pemberdayaan, serta pengembangan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan lokal khususnya di Bojonegoro,” ujar Salahudin selaku perwakilan dari UMM dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan, kolaborasi dengan perguruan tinggi diharapkan mampu memperkuat arah pembangunan daerah berbasis riset dan ilmu pengetahuan. “Kami ingin hasil kajian dari perguruan tinggi menjadi panduan dalam mewujudkan Buongiorno yang lebih baik dan terukur,” jelasnya. Melalui kerja sama ini, UMM terus membuka peluang sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan yang unggul, riset yang solutif, dan pengabdian yang berdampak bagi masyarakat setelah sebelumnya UMM juga menggandeng Pemerintah Daerah Balangan, Pemerintah Kota Batu, serta beberapa pemerintah daerah lainnya di berbagai wilayah di Indonesia. (red/dik)