
Universitas Muhammadiyah Malang kembali menggelar event konferensi internasional tahunan yang melibatkan berbagai disiplin ilmu dalam sebuah kesatuan konferensi bernama International Conference on Interdisciplinary Collaboration for Sustainable Development (ICoSDev) 2025 dengan tema Fostering Interdiciplinary Synergy for a Sustainable Future. Konferensi yang dibuka pada 17 September 2025 di Gedung Kuliah Bersama (GKB) 5 ini terdiri dari beberapa focal of conference yang dengan fokus disiplin ilmu yang berbeda-beda seperti ICoN-Beat yang berfokus pada Bio-Energy dan teknologi pertanian dan peternakan berkelanjutan, ICon-TINE yang berfokus pada teknologi informasi serta ilmu teknik, ICEdu yang berfokus pada bidang Pendidikan, serta berbagai bidang lainnya.
Dr. Fardini Sabilah S.Pd., M.Pd selaku ketua pelaksana menyampaikan bahwa ada 500 peserta yang mengikuti konferensi ini dari berbagai universitas baik di Indonesia maupun dari luar Indonesia. Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi., Ph.D selaku Wakil Rektor IV UMM juga menyerukan ajakan untuk dapat saling bergandengan tangan bersama-sama menghadapi isu-isu global yang terjadi saat ini.
“Kita perlu optimis dan bersama-sama dalam menghadapi setiap tantangan global saat ini, karna saya yakin kita masih punya banyak sekali peluang” Ujar Salis.
Selain itu, Ia juga menyerukan bahwa Sustainability bukanlah tanggung jawab dari satu disiplin ilmu saja, namun menjadi tanggung jawab bersama kita di bidang akademik dari berbagai lintas disiplin ilmu dengan memberi kilas balik dimana manusia dihadapkan pada kejadian tidak terduga seperti fenomena Covid-19 yang merubah cara pandang serta perilaku kehidupan secara nyata.
Selain diprakarsai oleh UMM, kegiatan ini juga menggandeng mitra universitas dan organisasi sebagai co-host seperti Universitas Bina Nusantara, Universitas Internasional Semen Indonesia, Inisiatif Masyarakat Jurnal Indonesi, Universitas Islam Indonesia, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Chaoyang University of Technology Taiwan, National Yunlin University if Science and Technology Taiwan, serta beberapa PTN maupun PTS di Indonesia. (red/hen/dik)
