MoU antara UMM dan SE Assist, mencakup aspek akademik, bisnis, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM)

Malang, 9 Juni 2026 – Dalam rapat koordinasi kerja sama tiga pihak antara Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Japan Asian Culture Center (JACC), dan SE Assist, tercatat sembilan pokok pembahasan strategis yang akan mengakselerasi pengembangan SDM lintas negara. Ruang lingkup kerja sama tidak hanya difokuskan pada pengembangan akademik, tetapi juga ekspansi ke unit bisnis untuk mendukung kebutuhan industri. JACC akan difungsikan sebagai pusat pembelajaran Bahasa Jepang bagi mahasiswa UMM dan SCU. SE Assist sebagai industri bercita-cita “mewujudkan impian” mahasiswa, dengan optimisme tinggi setelah bertemu mahasiswa FAkultas Pertanian Peternakan. Kerja sama tersebut diharapkan diperluas ke fakultas lain, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Fakultas Teknik (FT), sekaligus rencana pengembangan Halal Center di Shimonoseki. SCU berencana mengembangkan bisnis penyiapan siswa dengan pendekatan ala Jepang dan membutuhkan dukungan seperti pelatihan perhotelan untuk masa depan. SCU berkomitmen membangun SDM yang dapat dikirim ke Jepang untuk mendukung berbagai sektor usaha. Program hospitality yang dikelola SE Assist direncanakan berjalan dalam kurun 5 tahun ke depan. Mahasiswa diproyeksikan menjadi profesional, lalu kembali ke Indonesia sebagai manajer atau leader. Program ini diharapkan memberikan keuntungan bagi semua pihak. Kurikulum industri akan diterapkan secara langsung tanpa melalui pihak ketiga, memastikan kualitas pelatihan yang terstandar dan relevan dengan kebutuhan industri Jepang dan Indonesia. (Red/her)