UMM dan Fuyao University Jajaki Kerja Sama Riset Halal Center dan Energi Terbarukan
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menerima kunjungan delegasi Fuyao University of Science and Technology, Tiongkok, dalam rangka penjajakan kerja sama internasional di bidang pendidikan dan penelitian. Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama UMM, Muhamad Salis Yuniardi, Ph.D., menyambut hangat kedatangan delegasi yang dipimpin Prof. Qiong Lin, Dekan Departemen Sains dan Riset Fuyao University, tersebut. Dalam pertemuan itu, Prof. Qiong Lin memperkenalkan profil institusinya, termasuk keunggulan dan fokus pengembangan akademik yang menjadi landasan bagi kedua pihak untuk mengidentifikasi peluang kolaborasi yang relevan dan saling menguntungkan. Diskusi kedua institusi berfokus pada rencana kolaborasi riset di bidang Halal Center dan Energi Baru Terbarukan, dua sektor yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam skala internasional. Tim Halal Center UMM yang diketuai Prof. Elfi Annis Saati mempresentasikan program, capaian, serta peluang riset kolaboratif yang dapat dijalin bersama, sementara Ahmad Shobrun Jamil turut memaparkan arah pengembangan kerja sama akademik antara kedua lembaga. UMM menegaskan bahwa kerja sama yang diharapkan tidak hanya mencakup pertukaran mahasiswa, tetapi juga pengembangan kapasitas tenaga kependidikan dan kolaborasi akademik berkelanjutan lainnya. Sebagai tindak lanjut konkret, Fuyao University mengundang UMM untuk melakukan kunjungan balasan ke Tiongkok guna melaksanakan survei langsung dan pendalaman potensi kerja sama yang telah dibahas. Langkah ini menandai babak baru dalam upaya UMM memperkuat jejaring globalnya, sekaligus menegaskan komitmen universitas untuk mendorong kolaborasi lintas negara yang berdampak nyata bagi pengembangan pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penguatan riset yang relevan dengan kebutuhan global. (Red/Hen)
UMM Berperan Aktif Dukung Launching Logo dan Peresmian Landmark “Malang City of Media Arts” di Alun-Alun Kota Malang
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) turut serta dalam momen bersejarah Kota Malang sebagai bagian dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN) bidang Media Arts. Pada 1 April 2026, bertepatan dengan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang, Pemerintah Kota Malang meresmikan landmark Malang City of Media Arts sekaligus meluncurkan logo resmi di kawasan Alun-Alun Merdeka. Peresmian ini menjadi simbol konkret pengakuan internasional atas ekosistem ekonomi kreatif Malang, khususnya di sektor media arts yang mencakup animasi, game, digital storytelling, dan inovasi kreatif berbasis teknologi. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat secara langsung meresmikan monumen tugu Media Art UNESCO yang berdiri di sisi selatan Alun-Alun Merdeka, dekat area playground. Landmark ini dirancang sebagai ikon baru kota yang tidak hanya menjadi spot wisata dan foto favorit warga, tetapi juga representasi nyata komitmen Malang sebagai kota kreatif dunia. Logo “Malang City of Media Arts” yang diluncurkan sebelumnya turut menjadi identitas visual yang memperkuat branding kota di kancah global. Peran Strategis UMM dalam Ekosistem Media Arts Malang Sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Malang, UMM berperan aktif mendukung pencapaian ini sejak proses pengajuan status UCCN hingga peresmian landmark. Melalui program studi di bidang Komunikasi, Desain, Animasi, dan Multimedia UMM telah lama berkontribusi mencetak sumber daya manusia kreatif pada bidang media arts kota Malang. Dosen dan mahasiswa UMM terlibat dalam berbagai riset, workshop, serta kolaborasi dengan Pemkot Malang untuk memperkuat ekosistem kreatif, termasuk pengembangan konten digital dan capacity building bagi pelaku usaha kreatif. Wakil Rektor IV UMM menyatakan bahwa partisipasi universitas dalam momen ini merupakan wujud nyata dari visi UMM sebagai kampus yang berkontribusi pada pembangunan Pemerintah Kota Malang. “Pengakuan UNESCO ini bukan hanya kebanggaan Kota Malang, tetapi juga peluang bagi seluruh civitas akademika UMM untuk terus berinovasi di bidang media arts. (red/Her)