Diskusi dan Penguatan Kolaborasi Riset Bersama TLI-AP NUS dan UMY

  Pada hari pertama kegiatan ramah tamah dan diskusi ringan yang digelar pada 27 Agustus 2025, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan National University of Singapore (NUS) mengadakan pertemuan yang berlangsung di hotel Rayz UMM. Kegiatan ini berfokus pada topik rantai pasokan, khususnya di bidang halal dan kesehatan. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Mr. Robert, M. Salis Yuniardi, Fath Mashuri, Elfi Anis Saati, Setio Basuki, dan Putri Damayanti. Dalam suasana yang akrab dan penuh kehangatan, mereka saling bertukar pemikiran dan pengalaman terkait pengelolaan rantai pasokan yang mendukung standar kehalalan dan kesehatan produk. Diskusi juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara institusi akademik dan praktisi dalam mengembangkan solusi inovatif yang mampu menjawab tantangan di sektor halal dan kesehatan. Ditekankan pula perlunya sinergi riset dan penerapan teknologi untuk memastikan kualitas rantai pasokan tetap terjaga dan transparan. (red/her)

Mahasiswa UMM Terlibat Pengembangan VR dan Games Didanai America Corners

Kamis, 28 Agustus 2025 — Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PDM) Blimbing bersama Sekolah Dasar Muhammadiyah 8 “KH. Mas Mansur” Kota Malang menggelar kegiatan kolaborasi inovatif dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis peserta didik melalui pemanfaatan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dan mengembangkan game edukatif khusus untuk anak-anak. Dalam acara yang berlangsung dengan penuh antusiasme tersebut, kegiatan diawali dengan Opening Remake & Starting Project yang dipimpin langsung oleh Kepala Humas Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya. Dalam sesi pembukaan ini, peserta disuguhkan dengan Demo Project yang memberikan gambaran nyata mengenai inovasi dan kemajuan teknologi yang akan diusung dalam proyek tersebut. Setelah sesi pembukaan selesai, acara dilanjutkan dengan sesi penting yakni Starting Collaboration Development AI for Elementary School at Enchance Critical Thinking. Program ini bertujuan mengembangkan kolaborasi dalam pemanfaatan kecerdasan buatan untuk mendukung dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Melalui kerja sama ini, diharapkan akan tercipta metode pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif, sehingga generasi muda dapat lebih siap menghadapi tantangan di masa depan. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Ali Muthohirin, Wakil Wali Kota Malang, Genevieve Judson-Jourdain, Kepala Humas Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, serta jajaran pimpinan Muhammadiyah di Kota Malang. Di antaranya Prof. Dr. Triyo Supriyatno, M.Ag selaku Wakil Ketua PDM Bagian DIKDASMEN Kota Malang, Drs. Bambang Mulyadi, Wakil Ketua PDM Kota Malang, Drs. Zainullah, S.H., M.KPd, Ketua DIKDASMEN & PNF PDM Kota Malang, dan Akhmad Fakhrur Rouzi, M.Pd.I, Ketua PCM Blimbing, dari UMM dihadiri oleh Dr. Ir. Listiari Hendraningsih, MP selaku kepala Hubungan Luar Negeri. Melalui kolaborasi ini, para peserta didik diberdayakan untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan logis dengan media pembelajaran yang modern dan interaktif. Inisiatif tersebut sejalan dengan upaya Muhammadiyah dalam memadukan pendidikan berbasis agama dengan kemajuan teknologi untuk mencetak generasi muda unggul dan adaptif di era digital. Kesuksesan acara ini menjadi bukti nyata komitmen bersama antara SD Muhammadiyah 8 KH. Mas Mansur, UMM, dan Konsulat Jenderal Amerika Serikat yang tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas akademik tetapi juga pembekalan keterampilan masa depan bagi siswa. (red/her)

Diskusi dan Kerjasama Strategis antara Bank Jatim dan Perguruan Tinggi

Tim Bank Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi dengan berbagai kelembagaan, khususnya perguruan tinggi di wilayah Jawa Timur. Pada kesempatan kali ini, kunjungan yang dilakukan tim Bank Jatim difokuskan pada silaturahmi serta diskusi intensif mengenai upaya kerjasama ke depan yang lebih luas dan bermanfaat bagi kedua belah pihak. Selama kunjungan, Tim Bank Jatim menegaskan pentingnya sinergi dalam berbagai aktivitas dan program untuk mendukung masyarakat dan sivitas akademika. Bank Jatim selama ini telah aktif terlibat dalam berbagai event bersama perguruan tinggi, seperti Dies Natalis dan perayaan Agustusan, sebagai wujud nyata dari kemitraan yang terjalin. Salah satu program inovatif yang tengah dijalankan Bank Jatim adalah inisiatif pembiayaan pendidikan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Melalui program ini, Bank Jatim berperan sebagai perantara pembiayaan yang memudahkan ASN untuk mengakses pendidikan yang lebih tinggi. “Kami siap mendukung berbagai event dan kegiatan yang bermanfaat, namun tentunya perlu ada pemahaman lebih mendalam mengenai secara teknis jenis kegiatan apa saja yang bisa kami lakukan bersama,” ujar perwakilan Tim Bank Jatim. Sementara itu, Muhammad Fath Mashuri, M.Psi Selaku kabag. Kerjasama UMM menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada MoU formal yang ditandatangani antara Bank Jatim dengan institusi perguruan tinggi, meskipun sudah ada Perjanjian Kerjasama (PKS). Dalam kegiatan kewirausahaan yang selama ini berjalan, pendanaannya masih berasal dari mahasiswa sendiri. Kendati demikian, kehadiran Bank Jatim dalam acara tersebut memberikan nilai tambah sebagai branding dan mitra pendamping yang potensial. Dalam rencana pengembangan kedepan, terdapat beberapa potensi kerjasama yang layak dimasukkan ke dalam MoU, antara lain: Program pembiayaan bagi ASN yang akan menempuh pendidikan tinggi. Penyediaan ruang dan fasilitas untuk kegiatan penelitian. Perluasan MoU yang mengakomodasi tridharma perguruan tinggi sehingga cakupan kerjasama lebih luas. Dengan semangat kolaborasi yang terus diperkuat, Bank Jatim dan perguruan tinggi berharap dapat mewujudkan kemitraan strategis dan berkelanjutan yang membawa manfaat nyata bagi pengembangan sumber daya manusia dan kemajuan daerah. (red/izza – her)