UMM Jalin Kerjasama Beasiswa dan Program Pengajaran dengan Asian Foundation Kamboja

Potensi UMM serta kontribusinya dalam dunia Pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat tentu tidak lepas dari apa yang sudah dijalankan dan diraih UMM selama ini, Hal inilah yang membuat Asian Foundation Kamboja, sebuah organisasi di bawah kementerian Pendidikan Kamboja yang bergerak di bidang pendidikan dan sosial berbasis dakwah mengunjungi UMM. Kunjungan ini bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama, khususnya dalam skema beasiswa bagi pelajar Kamboja untuk melanjutkan studi di Indonesia melalui  khususnya di UMM. Dalam diskusi yang dilakukan pada Rabu, 2 Juli 2025 dibahas potensi kerjasama dalam bentuk pengiriman mahasiswa dari Asian Foundation Kamboja untuk studi di UMM baik yang langsung ke prodi Pendidikan Bahasa Arab dimana pengajaran dan kegiatan di Asian Foundation. Wakil Rektor IV UMM, M. Salis Yuniardi, M.Psi., Ph.D. menambahkan alternatif lain juga dapat dilakukan melalui kelas internasional berbahasa Inggris yang dimiliki oleh 13 program studi di UMM maupun melalui kelas reguler dengan syarat mengikuti program BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing). Selain itu ia juga melihat bahwa program ini juga bisa dimasukkan ke dalam skema magang mahasiswa Program Studi baik Pendidikan Bahasa Indonesia atau Pendidikan Bahasa Inggris dimana kegiatan tersebut dapat dikonversikan dalam sejumlah SKS mahasiswa, juga bisa melalui kegiatan KKN-PMM. Hal ini mendapat dukungan dari Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris, Drs. Jarum, M.Ed. yang menyatakan kesiapan untuk turut berkontribusi dalam pengajaran bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Selain kerja sama beasiswa dan pengajaran, turut dibahas pula potensi penyelenggaraan seminar internasional di Kamboja dengan UMM sebagai pengampu, dan pelaksanaan teknis oleh Asian Foundation yang diharapkan dapat menjadi referensi dalam pelaksanaan kegiatan seminar yang dilaksanakan UMM dalam bidang akademik yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa maupun dosen dari UMM dan Asian Foundation. (red/d)

UMM dan Polda Jatim Perkuat Kerjasama melalui Kunjungan Monitoring dan Evaluasi Kerjasama

Malang, 02/07/2025. Sebagai upaya memperkuat dan memperluas jalinan kerja sama antara UMM dan Kepolisian Daerah Jawa Timur. UMM mendapat kunjungan Monitoring dan Evaluasi dari perwakilan Biro Operasi Polda Jatim untuk membahas sejauh mana pelaksanaan program kerja sama yang telah berjalan setelah enam bulan penandatanganan kerjasama, serta membuka peluang pengembangan dari kerjasama tersebut. Wakil Rektor IV UMM, Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi, Ph,D dalam pertemuan tersebut menjelaskan bahwa kerjasama antara UMM dan Polda Jatim telah berlangsung erat di berbagai program studi seperti Ilmu Pemerintahan, Hukum, Psikologi, serta prodi-prodi lainnya dengan mitra dari kepolisian seperti polsek dan polres di wilayah Malang Raya dan sekitarnya yang meliputi berbagai aspek, mulai dari dukungan sumber daya manusia, program pembinaan terhadap penyalahgunaan narkoba dan sosialisasi wawasan tentang bahasa terorisme, keterlibatan dalam kegiatan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba), hingga pelaksanaan kuliah tamu serta penelitian bersama. “Untuk itu kami dari UMM siap untuk mensupport baik sebagai konsultan, penyediaan layanan pendidikan, serta kemitraan dalam riset terkait survey kepuasan masyarakat” ujarnya. Selain itu Isdian, Kepala Laboratorium Hukum UMM, menambahkan bahwa Polda Jatim menjadi salah satu institusi yang paling diminati mahasiswa dalam program prakter kerja di bidang Hukum. “Tingginya antusiasme mahasiswa membuat kami harus melakukan pembatasan jumlah agar penyebarannya bisa merata,” ujarnya. Kompol Wasis Priyonggo selaku Kepala Sub Bagian Koordinator Program Monitoring dan Evaluasi Bagian Kerjasama Biro Operasi Polda Jatim menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui kerjasama apa yang sudah terlaksana, mengidentifikasi kendala selama pelaksanaan, serta memetakan potensi kegiatan baru yang dapat dikembangkan dalam rangka memperkuat sinergi antara kepolisian dan UMM. AKP. Denok Manis juga menambahkan bahwa Polda Jatim mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin, serta berharap agar kemitraan dapat terus ditingkatkan dan berjalan dalam jangka panjang. “Kami berterima kasih atas dukungan UMM selama ini dan apa yang kita bahas dalam pertemuan ini akan kami laporkan terutama masukan-masukan peluang kerjasama yang sudah disampaikan, dan kami berharap ke depan bisa terus menjadi mitra strategis dalam berbagai bidang,” ungkap Denok. Dalam pertemuan ini juga dibahas peluang pengembangan kerja sama lintas disiplin, termasuk wacana kolaborasi seperti melibatkan Program Studi Informatika UMM dan Divisi Cyber Crime Polda Jatim. Hal ini mengingat maraknya pelanggaran hukum di dunia maya yang membutuhkan perhatian khusus dari sisi akademik dan teknologi. Melalui monev yang telah dilakukan, kedua belah pihak baik UMM maupun Polda Jatim optimistis bahwa kerjasama yang telah terbangun mampu memberikan kontribusi yang baik bagi kedua institusi maupun bagi masyarakat luas. (red/d)